BengkelAndroid

Android di HP dan tablet adalah dunia paling besar—dan paling terfragmentasi.

Samsung Galaxy, Google Pixel, Xiaomi/Redmi/POCO, OPPO, vivo, OnePlus, Motorola, ASUS, Sony dan lainnya sama-sama memakai Android, tetapi pengalaman pengguna bisa jauh berbeda.

Vendor membangun lapisan di atas Android

Produsen menambahkan launcher, kamera, galeri, backup, fitur multitasking, keamanan, aplikasi sistem, optimasi baterai, dan desain sendiri. Karena itu menu setting, recovery, update dan fitur tidak selalu ada di tempat yang sama.

Contoh lapisan vendor

Samsung One UI, Xiaomi HyperOS, OPPO ColorOS, vivo Funtouch OS, dan pengalaman Pixel dari Google. Nama dan fitur bisa berubah mengikuti generasi perangkat.

Tablet mengubah cara Android dipakai

Layar besar membuat multitasking, stylus, keyboard, desktop mode, split-screen, presentasi, belajar, menggambar, kasir dan konsumsi media menjadi lebih penting. Android di tablet tidak hanya “HP yang dibesarkan”.

Chip dan hardware juga berpengaruh

Qualcomm Snapdragon, MediaTek, Samsung Exynos, Google Tensor dan platform lain memiliki driver, modem, GPU, kamera, dan dukungan berbeda. Dua perangkat dengan versi Android sama tetap dapat memiliki kemampuan dan bug yang berbeda.

Update bukan cuma soal nomor Android

Ada update Android utama, security patch, Google Play system update, firmware vendor, modem, aplikasi sistem dan update aplikasi biasa. Itulah sebabnya istilah “sudah Android terbaru” belum tentu berarti seluruh komponen perangkat benar-benar sama versinya.

← Kembali ke Bengkel Android